Bagi perorangan, zakat mal dapat berkaitan dengan penghasilan, tabungan, emas, investasi, maupun harta lainnya yang termasuk objek zakat. Melalui zakat mal, umat Islam dapat menunaikan kewajiban atas harta yang harus dikeluarkan sekaligus membantu mereka yang berhak menerima zakat.
Apa Itu Zakat Mal Perorangan?
Zakat mal perorangan adalah zakat atas harta milik individu yang telah memenuhi ketentuan zakat. Kata mal berarti harta, sehingga zakat mal tidak terbatas pada uang yang tersimpan di rekening, tetapi juga dapat mencakup emas, perak, investasi, dan jenis kekayaan lainnya sesuai ketentuan syariat.
Berbeda dengan zakat fitrah yang wajib ditunaikan oleh Muslim dengan ketentuan tertentu pada akhir Ramadan, zakat mal berkaitan dengan kepemilikan harta dan syarat-syarat yang harus dipenuhi.
Apa Saja Syarat Wajib Zakat Mal?
Sebelum menghitung zakat mal, ada beberapa ketentuan yang perlu dipahami:
- Beragama Islam. Zakat merupakan kewajiban bagi Muslim yang memenuhi persyaratannya.
- Kepemilikan harta yang sah. Harta yang dizakati merupakan milik sendiri dan berada dalam penguasaan pemiliknya.
- Mencapai nisab. Nisab adalah batas minimal harta yang mewajibi zakat. Untuk zakat mal berupa uang, tabungan, dan emas, nisab umumnya mengacu pada nilai 85 gram emas.
- Memenuhi ketentuan haul. Haul adalah kepemilikan harta selama satu tahun Hijriah. Ketentuan ini berlaku untuk jenis harta yang mensyaratkannya, seperti emas, tabungan, dan uang simpanan.
Ketentuan nisab, haul, dan penghitungan dapat berbeda menurut jenis hartanya. Karena itu, penting untuk memastikan jenis harta yang dimiliki sebelum menghitung kewajiban zakat.
Berapa Persen Zakat Mal yang Harus Dibayarkan?
Untuk zakat mal berupa emas, tabungan, dan uang simpanan yang telah memenuhi syarat, kadar zakat yang umum digunakan adalah 2,5% dari harta yang wajib dizakati.
Contoh Perhitungan Zakat Penghasilan
Untuk mengetahui apakah penghasilan sudah mencapai nisab, Sahabat perlu mengetahui harga 1 gram emas terkini. Nisab zakat umumnya mengacu pada nilai 85 gram emas.
Contoh perhitungan menggunakan harga emas Desember 2024:
- Harga emas per gram: Rp1.496.000
- Nisab satu tahun: 85 × (harga emas) Rp1.496.000 = Rp127.160.000
- Nisab per bulan: (nisab satu tahun) Rp127.160.000 ÷ 12 (bulan) = Rp10.596.667
Artinya, berdasarkan contoh harga emas tersebut, penghasilan sekitar Rp10,6 juta per bulan telah mencapai batas nisab dan wajib zakat sejumlah 2,5 % nya.
Contoh menghitung zakat:
Sahabat memiliki penghasilan Rp11.500.000 per bulan. Karena telah mencapai nisab, zakat yang perlu dibayarkan dengan kadar 2,5% adalah:
Rp11.500.000 × 2,5% = Rp287.500 per bulan
Jika dibayarkan sekaligus selama satu tahun:
Rp287.500 × 12 = Rp3.450.000 per tahun. Dan ini yang nantinya disebut sebagai Zakat Akhir Tahun.
Contoh Zakat dari Tabungan
Sebagai contoh, seseorang memiliki tabungan sebesar Rp100.000.000 yang telah memenuhi nisab dan haul. Sudah seharga 85 gram emas dan waktu kepemilikikannya satu tahun. Perhitungannya:
Zakat mal = 2,5% × Rp100.000.000
Zakat mal = Rp2.500.000
Dengan demikian, zakat yang perlu dibayarkan adalah Rp2.500.000.
Bagaimana Cara Menunaikan Zakat Mal?
Sebelum membayar zakat mal, hitung terlebih dahulu total harta yang termasuk objek zakat. Setelah itu, pastikan harta tersebut telah mencapai nisab dan memenuhi ketentuan haul apabila dipersyaratkan.
Zakat dapat disalurkan melalui lembaga amil zakat resmi agar pengelolaan dan pendistribusiannya dilakukan secara terarah kepada para mustahik (yang berhak menerima zakat).
Tunaikan zakat bisa konsultasi ke nomor CS pusat Mizan Amanah 📲081 1187 3334
Tunaikan lewat transfer bank 📌Rekening Zakat
BSI – 724 262 2612
BCA – 139 304 0002
Mandiri – 132 002 004 0060
BRI – 0137 0100 2468 302
a.n Yayasan Mizan Amanah
atau bisa juga klik mizanamanah.org/zakat-maal-web
Sampaikan zakatmu kepada mereka yang berhak dan membutuhkan.




