Sedekah Subuh: Pengertian dan Cara Melakukannya

Tentang sedekah di pagi hari

Subuh adalah waktu yang istimewa di mana para malaikat turun untuk memberikan rezeki bagi siapa saja yang dikehendaki.

Rasulullah ﷺ bersabda bahwa “setiap pagi ada dua malaikat yang turun. Salah satunya berdoa agar Allah memberikan ganti kepada orang yang berinfak, sementara yang lainnya berdoa agar kebinasaan diberikan kepada orang yang menahan hartanya”.

Hadis ini diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim.

Jadi, sedekah di pagi hari bukan sekadar kebiasaan baik, tetapi ada keutamaan yang disebutkan dalam hadis.

Apa itu sedekah subuh?

Sedekah subuh adalah sedekah yang dilakukan pada waktu pagi setelah Subuh. Tidak ada ketentuan bahwa sedekah subuh harus berupa nominal tertentu atau harus melalui cara tertentu.

Bisa berupa:

  • uang yang disedekahkan,
  • memberikan makanan,
  • membantu orang yang membutuhkan,
  • berdonasi melalui lembaga sosial,
  • atau bentuk kebaikan lainnya.

Yang terpenting adalah niat ikhlas dan kemampuan masing-masing.

Cara mulai sedekah subuh

  1. Niatkan karena Allah
    Nggak perlu menunggu punya banyak uang.
  2. Tentukan nominal sesuai kemampuan
    Rp5.000, Rp10.000, atau berapa pun yang memang mampu diberikan.
  3. Sedekahkan setelah Subuh
    Bisa melalui kotak amal, orang yang membutuhkan, atau lembaga terpercaya.
  4. Lakukan secara rutin
    Tidak harus langsung setiap hari. Bisa mulai dari beberapa kali dalam sepekan, lalu membiasakannya.
  5. Jangan merasa kecil dengan nominalnya
    Nilai sedekah bukan hanya dilihat dari jumlahnya, tetapi juga dari keikhlasan dan niatnya.

Rutin Sedekah Subuh, kebaikannya kembali kepada kita, manfaatnya sampai kepada mereka.

Ada keberkahan yang kita harapkan, ada pula manfaat yang bisa dirasakan oleh mereka yang membutuhkan. Sebab, apa yang kita sisihkan pagi ini mungkin menjadi bantuan yang berarti bagi seseorang di luar sana.

Yuk, biasakan Sedekah Subuh dan salurkan kebaikanmu bersama Mizan Amanah, melalui link berikut Sedekah Subuh Mizan Amanah

Bagikan