Mizan Amanah Lanjutkan Layanan Psikososial dan Kreasi Bantal untuk Penyintas Banjir

Kamis, 4 Desember 2025- Tim Mizan Amanah kembali melanjutkan rangkaian layanan psikososial bagi warga terdampak banjir di pos pengungsian Muara Batang Angkola. Memasuki hari Kamis, 4 Desember 2025, berbagai kegiatan dirancang untuk membantu penyintas—terutama wanita, lansia, dan anak-anak—agar tetap aktif, bersemangat, dan mampu mengurangi tekanan pascabencana.

Cuaca terpantau cerah meski sedikit mendung. Banjir telah surut, namun meninggalkan lumpur tebal di rumah warga dengan ketinggian bervariasi, mulai dari mata kaki hingga pinggang orang dewasa. Lumpur ini harus segera dibersihkan sebelum mengering karena akan semakin sulit dibersihkan. Para lelaki pun bergotong royong melakukan kerja bakti di dusun agar rumah segera dapat dihuni kembali.

Sementara itu, di pos pengungsian, aktivitas difokuskan pada pendampingan bagi perempuan, lansia, dan anak-anak. Tim mengajak mereka mengikuti berbagai kegiatan positif, sementara para remaja banyak menghabiskan waktu di masjid seberang posko atau bermain gawai.

Giat Layanan Hari Ini

Tim LDP Mizan Amanah melaksanakan beberapa layanan pendampingan, antara lain:

  1. Rekreasional Anak
    Anak-anak diajak berkreasi membuat robot balon dan mengikuti permainan outbound sederhana untuk mengalihkan perhatian dari stres pascabencana. 
  2. Penjangkauan Wanita dan Lansia
    Tim mendampingi para ibu dan lansia dengan mendengarkan cerita, keluhan, serta memberikan dukungan emosional untuk memperkuat ketahanan mereka selama masa pemulihan. 
  3. Kreasi Bantal dari Donasi Pakaian Tak Layak Pakai
    Kegiatan utama hari ini adalah membuat bantal dari pakaian donasi yang tidak layak pakai. Selain melatih kreativitas, kegiatan ini menghasilkan barang yang bermanfaat dan bisa digunakan kembali.
    Sebagai bentuk apresiasi, setiap bantal yang berhasil dibuat mendapatkan hadiah uang tunai Rp 25.000 – Rp 50.000. 
  4. Stress Release untuk Tim Dapur Umum
    Petugas dapur yang sejak awal bertugas tanpa banyak jeda mendapatkan sesi pelepasan stres untuk menjaga kesehatan mental dan stamina. 
  5. Asesmen Psikososial
    Tim melakukan penilaian kondisi psikologis dan sosial penyintas untuk menentukan bentuk intervensi lanjutan selama masa pemulihan.

Terima kasih, Sahabat, atas dukungan yang telah memungkinkan layanan ini terus berjalan bagi para penyintas. Sahabat masih bisa ikut membantu mereka yang sedang berusaha bangkit kembali melalui http://mizanamanah.org/bantu-sumatera

Bagikan