Cisarua, Bandung Barat — Proses evakuasi korban bencana longsor di kawasan Cisarua hingga kini masih terus berlangsung. Tim relawan Mizan Amanah ikut bersama unsur terkait terus berupaya melakukan pencarian dan penanganan korban di tengah kondisi medan yang berat dan tanah yang masih labil.

Berdasarkan keterangan saksi warga, longsor terjadi secara tiba-tiba dan menghantam permukiman tanpa peringatan. Dalam peristiwa tersebut, sebuah kisah mengharukan terjadi. Seorang ayah dengan sigap melempar anaknya ke atas genteng rumah terdekat demi menyelamatkannya dari terjangan material longsor. Aksi tersebut berhasil menyelamatkan sang anak, sementara sang ayah tidak sempat menyelamatkan diri.

Selain itu, proses evakuasi juga menemukan satu keluarga dalam kondisi saling berpelukan. Diduga, ayah, ibu, dan anak tersebut berupaya melindungi satu sama lain saat terjadi longsor susulan, namun tidak sempat menyelamatkan diri hingga akhirnya terjebak material longsor. Temuan ini meninggalkan duka mendalam bagi warga sekitar dan para relawan di lokasi.

Hingga saat ini, proses evakuasi di wilayah Pasirlangu, Cisarua masih terus dilanjutkan. Tim relawan Mizan Amanah bersama pihak terkait bahu-membahu melakukan pencarian korban serta membantu penanganan darurat bagi warga terdampak bencana.

Dukungan dan doa dari masyarakat sangat diharapkan untuk para korban, keluarga yang ditinggalkan, serta relawan yang masih bertugas di lapangan. Semoga seluruh proses evakuasi dapat berjalan lancar dan semua pihak diberikan keselamatan.

Di tengah duka dan perjuangan para korban longsor Cisarua, uluran tangan kita sangat berarti. Mari bersama membantu meringankan beban warga terdampak dengan berbagi melalui program infak kebencanaan Mizan Amanah. Dukungan dapat disalurkan melalui: 👉 mizanamanah.org/infak-bencana




