Bupati Jeje Ritchie Ismail Hadiri Ground Breaking SDIT Tazkiya, Langkah Nyata Membangun Generasi Berkarakter

Bandung Barat — Pembangunan ruang kelas baru Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Tazkiya resmi dimulai melalui prosesi ground breaking yang dilaksanakan pada Senin (5/1/2026) di Jalan Somawinata No. 30, Desa Tanimulya, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat. Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya langkah nyata dalam memperluas akses pendidikan Islam yang berkualitas dan berkarakter.

Acara peletakan batu pertama dilakukan oleh Bupati Bandung Barat, H. Jeje Ritchie Ismail, sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap penguatan sektor pendidikan. Turut hadir dalam kegiatan ini tokoh ulama Dr. KH. Miftah Faridl, jajaran pengurus yayasan, perwakilan LAZNAS Mizan Amanah, tokoh masyarakat, serta para dermawan yang selama ini mendukung program pendidikan.

Dalam sambutannya, Bupati Bandung Barat menyampaikan harapannya agar SDIT Tazkiya dapat menjadi lembaga pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu membentuk karakter generasi muda yang berakhlak dan berlandaskan nilai-nilai keislaman. Ia menegaskan bahwa pembangunan sarana pendidikan merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan daerah dan bangsa.

Sementara itu, kehadiran Dr. KH. Miftah Faridl menambah kekhidmatan acara melalui doa dan nasihat yang disampaikan. Ia menuturkan bahwa keterlibatan dalam pembangunan pendidikan termasuk bagian dari amal jariyah, yang manfaatnya akan terus dirasakan selama ilmu yang diajarkan membawa kebaikan bagi masyarakat.

LAZNAS Mizan Amanah sebagai mitra dalam pembangunan ini menyampaikan bahwa pembangunan ruang kelas baru SDIT Tazkiya merupakan bagian dari komitmen menghadirkan pendidikan yang aman, ramah anak, dan inklusif. Sekolah ini diharapkan dapat menjadi ruang belajar yang nyaman sekaligus membuka kesempatan bagi anak-anak dari berbagai latar belakang, termasuk yatim dan dhuafa.

Pembangunan ruang kelas baru SDIT Tazkiya ditargetkan berlangsung secara bertahap dan diharapkan dapat rampung dalam beberapa bulan ke depan, sehingga segera dapat dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar. Seluruh proses pembangunan ini merupakan amanah dari dana zakat, infak, dan sedekah para donatur yang disalurkan melalui Mizan Amanah.

Dengan dimulainya pembangunan ini, diharapkan SDIT Tazkiya dapat tumbuh menjadi pusat pendidikan yang melahirkan generasi berilmu, berakhlak, serta siap menghadapi tantangan masa depan melalui sinergi kebaikan antara pemerintah, lembaga zakat, ulama, dan masyarakat.

Bagikan