Bojonegoro kembali menjadi saksi bahwa kebaikan—tak peduli seberapa kecil—selalu punya tempat untuk tumbuh. Dalam kegiatan bakti sosial dan dukungan dai yang diselenggarakan Mizan Amanah, kami mendapati betapa berharganya setiap uluran tangan yang hadir untuk mereka yang membutuhkan.

Di lapangan, para Dai Mandiri menjadi garda terdepan. Mereka mengajar dengan hati, menyampaikan ilmu, membina masyarakat, dan menguatkan keimanan warga—meski sering kali tanpa jaminan apa-apa. Semangat mereka menghidupkan banyak sudut-sudut kampung, menjadi cahaya bagi masyarakat yang merindukan bimbingan.

Tak kalah menyentuh, para lansia dan keluarga dhuafa yang hadir menunjukkan senyum terbaik mereka. Meski hidup tak selalu mudah, mereka menyambut bantuan dengan rasa syukur yang tulus. Paket sembako, santunan, hingga pendampingan menjadi bukti bahwa kepedulian masih terus hidup di tengah keterbatasan.

Melalui program ini, Mizan Amanah hanya ingin menjadi jembatan kebaikan—menguatkan para dai yang terus berdakwah dengan ikhlas, sekaligus menemani saudara-saudara kita yang sedang berjuang mempertahankan kehidupan yang layak.

Kami sangat berterima kasih kepada seluruh Sahabat Dermawan yang telah menitipkan donasinya. Doa dari para penerima manfaat mengalir untuk setiap kebaikan yang kalian hadirkan. Semoga Allah melapangkan langkah, memberkahi rezeki, dan menguatkan setiap niat baik kita semua.

Mari terus lanjutkan rangkaian kebaikan ini.
Karena untuk sebagian orang, bantuan kecil dari kita adalah harapan besar bagi hidup mereka.
🌿 Ayo lanjutkan kebaikan:
mizanamanah.or.id/donasi/infaq-beras




